Pengertian Jaringan Peer to Peer

Pengertian “ Peer to Peer “

Sebutan peer-to-peermengisyaratkan sebuah hubungan kesetaraan (egalitarian relationship) diantara para peer (baca: pengguna satu dengan yang lainnya). Dan yang terpenting, hubungan ini haruslah menghasilkan interaksi langsung antara komputer pengguna yang satu dengan komputer pengguna lainnya. Tanpa embel-embel ada komputer yang berstatus sebagai client dan berstatus sebagai server.

Secara teknis, jaringan P2P (peer-to-peer) adalah sebuah jaringan yang memungkinkan semua komputer dalam lingkungannya bertindak/berstatus sebagai server yang memiliki kemampuan untuk mendistribusikan sekaligus menerima berkas-berkas atau sumber. (Http://wimpermana.web.ugm.ac.id/blog)

Untuk membuat jaringan P2P minimal membutuhkan 2 buah computer yang berada ditingkat yang sama. Oleh karena itu pilih end device pada device panel kemudian tahan mouse lalu drag end device jenis PC-PT dua kali ke area workspace

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Langkah-Langkah Membuat Simulasi Topologi Star

KLIK DI SAMPING !!!     “LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT SIMULASI TOPOLOGI STAR

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Langkah-Langkah Membuat Jaringan Peer to Peer

KLIK DI SAMPING!!!    “LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT JARINGAN PEER TO PEER”

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Perbedaan Hub dan Switch

Perbedaan Hub dan Switch

Switch ialah sebuah perangkat keras yang memungkinkan terjadinya distribusi packet data antar komputer dalam jaringan dan mampu untuk mengenali topologi jaringan di banyak layer sehingga packet data dapat langsung sampai ke tujuan.

Hub ialah perangkat jaringan yang sederhana. Hub tidak mengatur alur jalannya data di jaringan, jadi setiap packet data yang melewati Hub akan dikirim (broadcast) ke semua port yang ada hingga packet data tersebut sampai ke tujuan. Hal tersebut dapat membuat hub menjadi collisions dan memperlambat jaringan. (Hub juga sering dikenal dengan nama repeater)

Perbedaan Hub dan Switch

Perbedaan Hub dan Switch terletak dari bagaimana packet data / informasi yang dikirim kepada mereka diproses. Ketika data masuk atau datang ke Hub, Hub akan mengambil data tersebut dan akan mentransmisikannya ke setiap komputer yang terhubung ke Jaringan.

Tetapi lain halnya dengan Switch, ia akan menerima data tersebut dan hanya akan mengirimkannya ke komputer yang berkepentingan menerima data tersebut. Penggunaan Switch akan memotong penggunaan bandwith jaringan anda secara signifikan, terutama bila kita memiliki jaringan dengan banyak komputer dan semuanya sibuk untuk mengirim dan menerima data disaat bersamaan. Keunggulan switch yang lain ialah data akan lebih aman dari aksi pencurian data dengan cara sniffer.( http://en.wikipedia.org/wiki/Network_switch )

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Pengertian dan Fungsi DHCP

Pengertian dan Fungsi DHCP
DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.
Pada saat kedua DHCP client dihidupkan , maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway. Jika tidak ada lagi nomor IP yang dapat diberikan, maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.
Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan selesai dan client tidak memperbaharui permintaan kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP Server, dan server dapat memberikan nomor IP tersebut kepada Client yang membutuhkan. Lama periode ini dapat ditentukan dalam menit, jam, bulan atau selamanya. Jangka waktu disebut leased period.

* DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat “menyewakan” alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.
* DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional, Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.
server adalh sebuah komputer yang sebagai induk dari semua komputer itu yang berkumpulan atau yang masuk dalm jaringan…bila server itu mati kita tidak bisa share dengan orang banyak……..karena server sebgai induk dari semuanya.
*Fungsi DHCP ini adalah dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang melakukan request.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Perbedaan HTTP, HTTPS, dan FTP

Perbedaan HTTP, HTTPS, dan FTP

HTTP (HyperText Transfer Protocol) adalah protokol yang dipergunakan untuk mentransfer dokumen dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.Pengembangan HTTP dikoordinasi oleh Konsorsium World Wide Web (W3C) dan grup bekerja Internet Engineering Task Force (IETF), bekerja dalam publikasi satu seri RFC, yang paling terkenal RFC 2616, yang menjelaskan HTTP/1.1, versi HTTP yang digunakan umum sekarang ini.HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara client dan server.

Https adalah versi aman dari HTTP, protokol komunikasi dari World Wide Web. Ditemukan oleh Netscape Communications Corporation untuk menyediakan autentikasi dan komunikasi tersandi dan penggunaan dalam komersi elektris.Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security).

Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algorithma penyandian yang aktual.Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’Kesalahpahaman yang sering terjadi pada pengguna kartu kredit di web ialah dengan menganggap HTTPS “sepenuhnya” melindungi transaksi mereka.

Sedangkan pada kenyataannya, HTTPS hanya melakukan enkripsi informasi dari kartu mereka antara browser mereka dengan web server yang menerima informasi. Pada web server, informasi kartu mereka secara tipikal tersimpan di database server (terkadang tidak langsung dikirimkan ke pemroses kartu kredit), dan server database inilah yang paling sering menjadi sasaran penyerangan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan

FTP, di sisi lain, sebenarnya merupakan protokol yang fungsinya hampir sama dengan HTTP, karena keduanya berfungsi untuk mentransfer data dari suatu server ke komputer Anda. FTP yang merupakan singkatan dari File Transfer Protocol, adalah protokol yang digunakan untuk meng-upload file dari komputer client tertentu ke sebuah FTP server atau untuk men-download file-file dari FTP server ke komputer client tertentu.

Perbedaan antara HTTP dengan FTP terletak pada hasil transfer data. Pada HTTP, data atau content dari web server dikirim ke komputer Anda melalui browser seperti Internet Explorer atau Netscape, hanya untuk ditampilkan saja. Sementara pada FTP, yang terjadi adalah proses copy seperti halnya ketika Anda menyalin sebuah file dari satu folder ke folder lain di komputer Anda.

Jika Anda mengelola sebuah website, biasanya Anda akan diberi sebuah FTP account yang terdiri dari username dan password yang bersifat rahasia. Melalui account inilah Anda dapat mengakses FTP server dan meng-upload file-file ke sana. FTP server yang dilindungi dengan password seperti ini disebut private FTP server, di mana hanya orang tertentu yang dapat mengaksesnya. Sementara itu terdapat pula public FTP server seperti http://ftp.cbn.net.id yang tidak dilindungi password sehingga dapat diakses oleh siapa saja dan dari mana saja.
Demikian sekelumit penjelasan mengenai Hyper Text Transfer Protocol dan File Transfer Protocol, semoga penjelasan ini dapat memperluas wawasan Anda.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Sejarah ISP di Indonesia

Tahun 1994 ISP pertama di Indonesia adalah IPTEKNET. PT IndoInternet (http://www.indo.net.id/) / IndoNetyang di pimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama di Indonesia yang pada awalnya memanfaatkan lisensi dari PT Lintas Arta.
Sambungan awal ke Internet oleh IndoNet dilakukan menggunakan mode dial-up. Indonet berlokasi di daerah Rawamangun, di Kompleks Dosen UI.
RadNed (http://www.rad.net.id)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Sejarah Domain

Indonesia dikenal dengan Top Level Domain (TLD).id
Beberapa orang dan organisasi yang sempat bertanggung jawab sebagai

Top Level Domain (.id) di Indonesia adalah :
1. Rahmat M. Samik Ibrahim (Universitas Indoneisa) 1993-1998.
2. Budi Raharjo (IDNIC http://www.idnic.net.id) 1998-2005.
3. DEPKOMINFO 2005 selama beberapa bulan,
4. PANDI (http://www.pandi.or.id) 2005 sampai sekarang.

Contoh nama domain :
1. http://www.ipl.org : Internet Public Library di Internet.
2. http://www.plasa.com : Plasa Milik Telkom.
Top Level Domain (TLD) yang sifatnya global :
• .com : Lembaga komersial
• .org : Untuk organisasi
• .gov : Pemerintah USA
• .edu : Universitas
• .net : Penyedia jaringan Internet
• .int : Organisasi internasional
• .mil : Bersifat kemiliteran
• .sch : Sekolah
• .id : Halaman web Indonesia

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Sejarah Mailling List

Pada tahun 1987-1988, ketika internet belum berkembang seperti sekarang ini. Sekelompok kecil mahasiswa Indonesia di Bekeley, Amerika Serikat membentuk mailing list Indonesia yang pertama dengan alamat e-mail indonesians@janus.berkeley.edu

Pada tahun 1993-1994 mahasiswa yang belajar di luar negeri ke Indonesia, mailing list Indonesia secara bertahap terbentuk di Indonesia.

Dua buah komputer Pentium II di ITB yang merupakan sumbangan Alumni Institut Teknologi Bandung untuk pembentukan awal komunitas maya di Indonesia.

Beberapa mailing list yang masih bertahan di ITB antara lain itb@itb.ac.id dan dosen@itb.ac.id.

Contoh forum kominitas Indonesia:

1. Yahoogroups.com yang dapat diakses di http://groups.yahoo.com
2. Google pada mesin http://groups.google.com
3. Di Indonesia jasa diskusi mailing list gratis dilakukan oleh mesin http://groups.or.id yang diletakkan di ISP (Internet Service Provider) CBN.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar